Lirik Lagu Iwan Fals Semar Mendem (1978)
Lirik Lagu Iwan Fals Yang Tidak Beredar / Non Komersil Semar Mendem (1978) - Memang ada beberapa lagu Iwan Fals yang menyindir Soeharto diantaranya: Semar Mendem
Lirik lagu yang sangat lama, sebelum Iwan Fals dikenal luas. Lirik ini sempat direkam bersama grup bandnya saat itu yaitu 'Amburadul' untuk menjadi sebuah lagu, namun tidak dipasarkan atau tidak berani. Mengapa? Baca saja liriknya!
Iwan Fals - Semar Mendem (1978)
Berikut ini adalah Lirik lagu Semar Mendem (1978) - Iwan Fals dari daftar 213 Lagu Iwan Fals Yang Tidak Beredar / Non Komersil. Silakan Disimak.
Semar Mendem (1978)
Penyanyi : Iwan Fals
Dengan langkah tegap berjalan
Seorang pria gendut ubanan
Kau menyusuri lorong pasar
Dikawal ratusan kamera para wartawan
Untuk bahan obrolan buat isi koran
Gemetar para pedagang
Waktu melihat Semar datang
Mengoreksi harga makanan
Mengoreksi harga makanan
Langsung harga turun sekejap
Karena takut Semar menindak
Ibu pejabat yang ikut rombongan
Wah kebetulan mumpung ada teman
Harga barang turun dirasakan
Setelah Semar selesai
Mengoreksi harga makanan
Terpampang dalam surat kabar
Dengan resmi dia umumkan
Harga sembilan bahan pokok tiada perubahan
Ketika ku belanja di pasar
Kaget melihat harga barang
Lalu kuhampiri seorang pedagang
Dan kutanyakan
Berapa harga daging ?
Berapa sayur mayur ?
Berapa gula kopi ?
Berapa bawang putih ?
Berapa cabe merah ?
Mengapa semua harga naik edan edanan ?
Tak cocok sama Semar waktu dia umumkan
Baik adik akan saya tunjukkan
Kata para pedagang
Bila adik mau belanja lebih murah
Pergi saja sana ke Semar ubanan
Pergi saja sana ke Semar ubanan
Dengarkan Lagu Iwan Fals Semar Mendem (1978) di Youtube
Sumber : Gopinkfals Chanel
Baca juga :
Demikian Lirik lagu Semar Mendem (1978) - Iwan Fals dari daftar 213 Lagu Iwan Fals Yang Tidak Beredar / Non Komersil. Semoga info tersebut dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan musik indonesia khususnya Iwan Fals dan untuk OI, FAMA, K3R diseluruh nusantara Salam Oiiiii....Terimakasih

0 Response to "Lirik Lagu Iwan Fals Semar Mendem (1978)"
Post a Comment